Hukum Kentut dalam Ilmu Tajwid

Dec 17th, 2014 | By | Category: Artikel | Viewed 1,192 views

Pada suatu hari dalam sebuah pesantren tersebutlah seorang guru ngaji sedang mengajar kelima santrinya.
Kebetulan materinya tentang praktek ilmu Tajwid , sehingga pelajaran dibuat per kelompok, 1 kelompok terdiri dari 5 santri yang dibimbing oleh seorang Ustadz..

Nah uniknya, entah bagaimana mulanya, tiba-tiba terhembuslah wangi gas yang kurang nyaman di penciuman. Sehingga wewangian aromaterapi tersebut sampailah ke hidung sang Ustadz, dan Ustadz pun bertanya…

Ustadz : Siapa yang kentut? Semua santri : “terdiam”
Ustadz : Ayo mengaku dan segeralah berwudhu kembali !

Semua santri : “tidak ada yang bergerak”
Ustadz : Kalau begitu semuanya harus buka suara…mulai dari kamu (sambil menunjuk santri pertama)

Santri 1 : Saya tidak Ustadz, saya kalau kentut biasanya Izhar, gak iqlab begini…
Ustadz : ?!!?
Santri 2 : saya juga ga kentut Ustadz, saya malah kentutnya mengikuti irama Mad Thobi’i..gak lebih dari dua harkat sih..

Santri 3: Saya malah Mad Wajib Muttashil, tapi kadang-kadang saya juga Mad Jaiz…
Santri 4 : Saya apalagi tidak mungkin, kalau mau kentut saya biasanya langsung diwaqof…malah kalau perlu Waqof Lazim Ustadz..

Santri 5 : kalau saya mah Qolqolah Ustadz, itu juga Qolqolah Sughro…
Ustadz : …………….

Pesan Motivasi : Yang sulit mencerna humor di atas, ayo saatnya belajar ilmu tajwid ^_^

Baca Juga

Tags: ,