Wednesday, 11 December, 2019

Temukan Daftar Isi Website Disini
Website Resmi Yayasan Al-Ghoffaar Cikaso

Ajarilah Anak Anda dengan Kepala Dingin


Ajari Anak dengan Kepala DinginBentuk penerapan disiplin yang terlalu keras pada anak — yang biasanya dilakukan orang tua muda — sebaiknya jangan dilakukan. Hal ini bisa mempengaruhi mental anak di masa mendatang.

Menurut sebuah survei, membentak dan mengancam adalah bentuk paling umum dari “arahan salah” yang dilakukan orang tua. Dibandingkan tindakan yang lebih ekstrim lagi, seperti mengancam, memaki, dan memanggil dengan kasar dengan panggilan bodoh, malas dan sebagainya, maka membentak adalah hal yang paling sering dilakukan.Kadang bukan hanya kepada anak, bayi pun kena bentak. Tetapi biasanya semakin muda usia orang tua, semakin sering pula mereka melakukan “tindakan disiplin” tersebut.

Dari survei itu, 90% mengaku melakukan bentuk-bentuk agresi psikologis saat dua tahun pertama usia anak. Dan 75% di antaranya mengaku melakukan bentakan atau berteriak pada anak. Seperempat orang tua menyumpahi atau memaki anaknya, dan sekitar 6% bahkan mengancam untuk mengusir sang anak. [Baca artikel lain : Kesalahan-kesalahan dalam Mendidik Anak].

Menurut Straus -ahli sosiolog-, tindakan ini membawa efek psikologis jangka panjang bagi sang anak, walaupun secara hukum belum bisa disebut kekerasan terhadap anak. Tetapi memang dampaknya tidak langsung kelihatan dan biasanya baru ketahuan setelah mereka semakin dewasa.

Straus menambahkan bahwa agresi psikologis itu bisa membuat anak menjadi sulit beradaptasi atau bahkan berperilaku buruk, karena berbagai faktor. Misalnya, menjadi kurang percaya diri, atau sebaliknya, menjadi pemberontak. [Silahkan baca juga : Apa Jadinya Kalau Anak Diperlakukan Begini]

Tetapi yang paling dikhawatirkan adalah kalau mereka melakukan hal yang sama terhadap anak mereka kelak. Padahal kalau secara psikologis, kelakuan anak yang salah seharusnya diperbaiki, bukan dibentak-bentak dan dimarahi, karena pada dasarnya mereka belum mengetahui mengapa mereka melakukan hal tersebut. Sebaiknya sejak sekarang kita mulai mencetak anak yang jenius tapi sholeh saja, silahkan baca caranya disini.

Jadi, kalau mengajari anak, sebaiknya emosi orang tua selalu dijaga ya !

(Dikutip dari : dokternasir.web.id)

2 comments on “Ajarilah Anak Anda dengan Kepala Dingin

[…] yang menyebabkan bertambahnya daya ingatan dan kefahaman yaitu kegembiraan hati, sedikit makan dan sedikit minum, mengawali makanan dengan sesuatu yang manis dan berlemak serta […]

[…] Nabi mengangguk-angguk ketika mendengar penuturan tersebut. Cerita ini menjadi bukti bahwa mendidik anak sudah harus dimulai sejak anak masih berada dalam kandungan. Selain makanan yang dimakan sang ibu […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Daftar Donatur

Rekening Donasi

Daftar Rekening Donasi

Media Sosial

Media Sosial

Mau update terbaru? Silakan daftarkan email Anda disini